"Kamu yakin?" Kamal Arifin, ketua redaksi Sinar Terang Media mempertanyakan sekali lagi kesungguhan Damar akan keputusan yang telah dibuatnya, di tangannya ada diska lepas dengan tempelan stiker kuda poni bunga matahari seukuran ujung kelingking yang Anisya tempelkan diam-diam. Di dalam diska lepas itu berisi data-data terkait kasus Abrawan yang telah Damar temukan dan olah, serta sisa dokumen yang belum sempat ia selesaikan karena Damar memutuskan untuk keluar dari tim investigasi kasus tersebut. Ya, Damar memutuskan untuk mementingkan tugasnya sebagai kepala keluarga, dibanding tugasnya sebagai wartawan. Seluruh hidupnya ada di rumah, sementara pekerjaan hanyalah pekerjaan. Meski ada rasa berat, Damar tetap harus memilih mana yang harus ia prioritaskan dan beri perhatian lebih. Dan bag

