Dinner Mate 20

2082 Words

Anne keluar dari ruangan Fanny, dengan raut wajah seperti sedang berpikir keras. Setelah apa yang terjadi, haruskah dia berusaha membujuk Sano kembali. Memang pria yang berprofesi sebagai Psikiater itu belum menjawab soal kerjasama mereka. Tapi apa salahnya kembali bertanya bukan. Sekalian meminta kepastian ke Sano, apakah dia mau bekerjasama atau tidak. Anne meminta waktu satu Minggu lagi ke Fanny untuk mencoba membujuk Sano kembali. Sebenarnya Anne berharap, semoga saja Sano benar-benar mau bekerjasama seperti apa yang dia inginkan. Tapi--- Masih dengan raut wajah berpikir, Anne mendudukkan diri di kursi kerjanya. Sementara Bora yang melihat raut wajah Anne, kembali mengerutkan kening. 'Alamak, tolong sikit, Bora. Lo kan udah tahu Anne kaya gimana. Masa sampai saat ini masih saja heran

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD