Dinner Mate 39

1639 Words

Padahal Daniel sekarang tinggal memasukkan miliknya ke dalam milik Fanny. Tapi, ada gangguan yang membuat dirinya mengeram kesal. Ada sebuah telepon dari nomor yang tidak dikenal, dan dia harus mengangkatnya takut penting. "Sebentar, Sayang, ada telepon dari seseorang." Daniel beranjak dari tubuh Fanny yang sudah setengah telanjang di kasur kamarnya. Fanny hanya mengangguk, lalu duduk di tepi ranjang dan membenarkan dress-nya yang tadi dibuat berantakan oleh Daniel. Diam-diam Fanny menghembuskan napas lega, karena ada telepon yang masuk ke ponsel Daniel. Bersyukur karena tubuhnya sedang capek dan sedang malas berhubungan badan malam ini. Sebab Daniel setiap kali berhubungan badan, tidak cukup sekali dua kali dalam satu hari. Daniel sedikit menjauh dari Fanny saat akan berbicara di t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD