"Hai, Nne." Anne sedikit terkejut mendengar sapaan seseorang. Kemudian dia dengan Sano menoleh ke sumber suara. Tempat di samping mereka berdua sudah ada pria yang cukup tampan dengan seorang wanita. Anne meringis, "Hai, Kak Sam." "Mau dinner juga disini, Nne? Kak Sam nggak nyangka ketemu kamu di sini," ucap pria bernama lengkap Samudera Ibrani dengan senyum begitu ceria. Anne tersenyum kaku, "Iya, Kak, kami mau dinner disini." "Siapa?" tanya Sano berbisik ke telinga gadis di sampingnya, membuat bulu kuduk Anne meremang. Sano bertanya seperti itu karena melihat tubuh Anne yang tidak nyaman. Anne menatap pria yang sedari tadi merengkuh pinggangnya. Seakan-akan mereka memang sepasang kekasih beneran. Mungkin hanya mereka saja yang seperti itu, Anne pun tidak tahu. Tapi entah kenapa An

