“Satu jam lagi,” komentar Shifa melihat ke arah jam tangan di balik pakaiannya yang menunjukkan jam satu. Shifa masih tidak siap untuk asistensi hari ini. Karim memerintahkannya untuk mempelajari lebih jauh terkait pemrograman dengan tugas-tugas yang menurut Shifa terlalu mudah. Shifa mengkhawatirkan teman-teman satu timnya, terutama Cory yang juga mulai akrab dengannya, mencurigai sesuatu terjadi jika soal miliknya terbukti lebih mudah dari yang lain. Hanya saja, saat ini Shifa tidak bisa terlalu memikirkannya. “Baiklah. Saya rasa sekian untuk pertemuan hari ini. Jangan lupa kuis pekan depan,” komentar dosen pengajar siang hari ini. Kelas kalkulus yang menjadi momok mahasiswa baru akhirnya usai, meskipun menyisakan persiapan ujian bernama kuis untuk pekan depan. Shifa pun segera bergega

