“Iya benar, Kak Arra itu introvert sedang kamu itu riang, banyak teman, itu nanti bisa akan salah anggapan.” “Kamu akan dibilang sudah punya kekasih, tapi masih tebar pesona. Sudah punya kekasih tapi nggak setia, masih bercanda dengan banyak orang dan segala macamnya.” “Itu kemarin aku katakan sama Kak Arra. Aku nggak bisa langsung tiba-tiba mengiyakan apa yang dia katakan.” “Walau masih jauh. Sangat jauh, tapi aku bertanya sebenarnya ngapain sih kita dekat? Ngapain sih kita pacaran? Dia bilang ya penjajakan untuk menikah.” “Aneh kan? Dia masih semester 1 lho dan aku masih kelas 2 SMA.” “Tapi enggak apa-apa kan kalian menikah setelah kamu lulus SMA?” “Buat apa?” “Buat ngiket aku supaya aku nggak kabur sama orang lain?” “Nggak juga kan?” “Tujuan nikah bukan itu!” “Walau

