Bab 26 Mempérkosα Hana Lagi Akhirnya, Marco pun pulang dari Bali dengan tubuh yang sangat letih. Ia pun segera mengistirahatkan dirinya sesampainya di rumah. Melihat keberadaan ayahnya yang sudah kembali membuat Hana merasa sangat senang dan lega. Ia bersyukur karena akhirnya ayahnya pulang dengan selamat. Tak lupa, ayahnya pun membawakan banyak oleh-oleh untuk Hana hingga membuatnya tersenyum sumringah. “Hana,” suara June membuyarkan kesenangan Hana saat berada di dalam kamarnya. Hana menoleh ke arah pintu kamarnya yang tidak tertutup rapat dan segera terkesiap di tempatnya duduk, di kursi belajar. Ia pun berpikir, untuk apa Om June mendatangi kamarnya? Melangkah dengan cepat, Hana pun berjalan menghampiri pintu kamar dan ingin menghampirinya di luar kamar. June sendiri segera mel

