Pagi- pagi sekali Yumna sudah berlari ke kamar mandi, ia berjongkok di depan kloset dan mulai mengeluarkan semua isi perutnya. Angga yang mendengar ribut-ribut suara istrinya segera bangun dan menyusul Yumna ke kamar mandi, ia memijit tengkuk istrinya dengan sabar. " Kita ke dokter aja yuk! " " No, paling aku masuk angin kak! " Tolak Yumna. " Kenapa sih kamu selalu nolak kalau aku bawa ke RS? " " Karena aku sudah bosan kak! " Yumna berdiri dibantu suaminya. " Tapi kamu pucet banget sayang. " Melihat wajah istrinya yang semakin pucat dari kemarin. " Kamu perlu diperiksa beb! " " Engga mau! " Tolak Yumna lagi sambil berjalan ke arah ranjang. Saat Yumna merebahkan diri kembali mereka mendengar ketukan dari arah luar, Angga membuka pintu dan ia melihat Bu Ani yang sudah berdiri

