“Bagaimana, Ron? Kamu mau membantuku?” Huzam merasa di atas angin. Ia harus bisa mengambil alih Axeltel hotel dengan cara yang ia sukai. Ia juga perlu menunjukkan pada Jin Ha agar perempuan itu tak seenak sendiri. “Apa lagi yang kudapatkan selain bebas dari hukuman?” “Apa yang kamu inginkan, Ron? Aku akan berusaha mewujudkannya.” “Apapun?” Huzam cukup ragu untuk mengiyakan. Jika apapun artinya ia harus siap sewaktu-waktu. “Bagaimana?” desak Roni. Huzam pun mengangguk. “Ya.” Roni tersenyum samar. Ia senang karena kini berada di pihak Huzam dan bisa saja memanfaatkannya. Namun, Roni punya tujuan lain yang belum berani ia sebutkan. “Lukamu bagaimana? Aku sengaja hanya menggores saja.” Roni berusaha mengubah gaya bicaranya agar lebih santai. Huzam melihat perutnya lagi. Ya, ini meman

