Jin Ha tak sampai hati memberitahu semuanya pada Huzam. Ia sendiri berada di tengah dilema manakala hal mengejutkan itu terjadi di keluarganya. Sang kakak yang seharusnya berdiri tegak menggantikan ayah mereka mengurus segala bisnis yang sudah dibangun sejak lama, justru menjadi orang yang paling tidak bisa diharapkan. Pemuda itu memiliki kebiasaan buruk tentang alkohol dan perempuan. Kakaknya senang berfoya-foya. Menghabiskan waktu untuk sekadar menguras habis harta sang ayah. Sayangnya, kakaknya adalah laki-laki. Seorang yang dirasa lebih pantas memimpin perusahaan dibandingkan dirinya. “Sadar Oppa, dia cuma jalang yang tak layak kamu bela,” ujar Jin Ha saat berdebat dengan kakaknya. Ia yang biasanya diam dan tak memedulikan itu tergerak untuk menemui sang kakak. “Jalang katamu? Kamu y

