MAHKOTA ESYALLA - E N D 1

2706 Words

     Gemerlap nya tak bisa ditolak, menghindar saja tidak ingin karena mata itu telah tepapar sinar megah pesta hari ini. Wajah saling terpaut rasa yang tidak cukup sebatas kata meski bait-bait nya membentuk syair yang sangat indah, mereka tahu ini bukan sebatas kata saat tangan saling menyatu. Cinta.      Senyum dari lesung pipi itu mengurai acara semakin menyenangkan, James menoleh di mana seseorang terlihat mendekat dari pantulan pada patung kaca hiasan pesta peresmian salah satu cabang perusahaan besar di Amerika milik Maxwell Corp.      Dari jauh, James merentangkan kedua tangan menyambut sosok pria tampan dengan iris metalik. “Hai Matt, apa kabar?”      “Baik,” Matthew membalas pelukan James, ini merupakan senyum hangat yang sudah belasan tahun tidak dilihatnya. “Kau, terlihat bai

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD