Waktu yang telah ditentukan semakin dekat. James sudah menyiapkan diri sekaligus surat yang telah disimpan ke suatu tempat tak ada satu pun tahu dan akan diambil saat ia sudah berada di Jepang nanti. Kali ini, saatnya James menikmati suasana bersama sang istri malam ini sebelum besok nanti mulai penerbangan ke Kyoto. Sudah selama 1 jam lebih Ella memilih film-film dari koleksi James yang memang sengaja dibeli untuknya. Sempat pilihan jatuh ke sebuah film romansa milik Eropa, tapi kembali Ella bingung dan meminta pendapat James yang sedari tadi hanya duduk santai menikmati kue buatannya. “Ini bagus nggak?” Ella bertanya kesekian kali. James mengangkat kedua bahu. “Paman nggak pernah nonton film sayang! Jadi nggak tau.” “Ih,” sudah berkali-kali pula jawaban James

