MAHKOTA ESYALLA - 19.2

2301 Words

     Cerah cahaya nya menimpa warna-warni pada kelopak bunga di pagi ini, Ella mematung melihat bangunan tinggi berukuran besar yang didesain sederhana ala Eropa kuno. Baru semalam ia dikejutkan oleh pemandangan kota Milan dari lantai 30 hotel tempatnya beristirahat sejenak, kini halaman luas dipenuhi tanaman hias menjadi lain di perasaan, bahkan bisa dikatakan Ella semakin kagum. Tapi kemudian ia ragu untuk masuk meski James sudah memberi jalan untuknya.      “Ini… Rumah siapa Paman?” Ella mendongak demi melihat atap bangunan, mempesona.      Hanya berupa senyuman James menjawab. Lalu ia membawa Ella lebih dekat dengan pintu, di sekitarnya terlihat sepi dan mereka berusaha mencari penghuni real estate di Simpeone. Hingga beberapa menit berlalu, keadaan rumah masih sepi sampai akhirnya J

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD