Extras 22 : Abimayu Melotot

1389 Words

Sepanjang perjalanan, aku dan Fifah belum tidur. Kami duduk di bagian belakang, Abimayu dan Kak Ridwan berada tepat di kursi di samping kami. Aku hanya mengangguk-angguk saja saat Kak Fifah bercerita panjang lebar. Dan sesekali menanggapi mengenai hal-hal yang dibicarakannya. "Gue seneng banget!!" Kak Fifah memeluk tanganku dengan erat sedangkan aku hanya menepuk-nepuk lengan atasnya dengan pelan. "Dulu voli nggak semewah ini, loh, Zee! Semenjak Abimayu dateng aja voli jadi diagungkan gini!" Aku mengedip dan menoleh heran pada Kak Fifah. Memangnya, "Kenapa bisa gitu?" Kak Fifah mendelik. "Ya biasalah, anak pemilik sekolah masa nggak diagungkan? Bisa dipecat kali semua staff di sekolah." "Abimayu anak pemilik sekolah?" Wow. Aku cukup terkejut dengan hal ini. Apa Laras tau? Aku merasa di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD