Saat terbangun dari tidurku, yang kurasakan adalah nyaman yang luar biasa. Demi Tuhan, aku ingin kasur baru. Kasur hotel dan selimut hotel ini benar-benar empuk. Aku sangat ingin membawanya pulang. Apa aku minta saja pada Abimayu? Dia kan kaya raya. Yah tapi ini semua bukan benar-benar milik Abimayu. Semua yang ada di dalam diri Abimayu, adalah milik keluarganya. Kenyataannya, Abimayu hanya pelajar yang belum bisa menghasilkan uang. Kebetulan saja dia lahir dalam keluarga yang kaya raya. Aku menghela napas dan terduduk di atas tempat tidur. Ritual bangunku adalah melamun setelah tidur. Jadi sambil mengusap-usap kasur hotel dengan perasaan senang, aku melamun sambil duduk. Dan aku tahu, acara melamunku berakhir saat pintu kamar hotel terbuka dan Abimayu masuk ke dalam hotel dengan pakai

