Prahara 25

1854 Words

Delisa memilih meninggalkan rumah suaminya, walaupun rumah itu beratas namakan dirinya dan walaupun juga rumah itu adalah hadiah untuknya sewaktu Yuda kembali sukses. ”Delisa pamit ma, bi” kata Delisa sembari menyeka air matanya. ”Apa kamu benar-benar akan meninggalkan rumah ini? Ini kan rumahmu nak” tanya Aruni yang sedang mendekap erat anak menantunya itu. nIya ma, Delisa harus pergi, maafkan Delisa jika Delisa punya salah sama mama” ”Kamu ga ada salah sama sekali nak, kamu harus tetap sabar menunggu, tunggulah sampai Yuda sadar, mama akan sangat menghargai keputusanmu” "Insha allah ma” ”Hubungi kami nak jika kamu sudah melahirkan, bagaimanapun juga bayi yang saat ini kamu kandung adalah anak Yuda dan cucu kami” kata Ambar. nInsha allah bi, aku akan menghubungi kaliann ”Ibu mertu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD