21

1038 Words

"Gue udah nyentuh Aiza Dit, lebih dari yang lo bayangin, gue udah nyentuh Aiza seutuhnya, Aiza sepenuhnya istri gue" "Maksud lo apa?" tanya Kak Adit emosi sambil mencengkram kuat kerah kemeja Mas fatih, Mas Fatih gak ngerespon apapun yang ngebuat Kak Adit semakin emosi dan melayangkan satu pukulan ke suami gue. "Kakak apa-apaan?" gue langsung ngecek pipi Mas Fatih yang di pukul Kak Adit barusan dan itu sedikit mengeluarkan darah di sudut bibirnya. "Ikut Kakak" Kak Adit langsung narik kasar tangan gue dan gak memperdulikan lagi penolakan gue sedikitpun "Dit, jangan kasar sama istri gue" "Istri, istri, stop manggil Aiza istri lo karena gue muak" bentak Kak Adit. "Kak jangan kaya gini, semua bisa kita bicarain baik-baik" "Kakak udah pernah peringatin kamu untuk jangan jatuh cinta sama

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD