Bab 18 Bantuan dari Orang Asing 2

1781 Words

"Kita ikut saja mereka. Aku hanya akan jadi beban jika kita terus bertiga saja seperti ini." Tatapan mata Sasha nanar ke arah Ira. "Kita tidak tahu mereka! Banyak orang jahat di luar sana dengan penampilan menarik. Apalagi dengan keadaan saat ini. Kakak sendiri yang menulis di buku kakak, kan?" ucapnya setengah berbisik, matanya melirik takut-takut ke arah isi mobil. Warna merah di mobil itu membuatnya bergidik. "Kita tidak punya pilihan lain, Syamira. Ayo!" Tangan Sasha meraih Ian, berjalan tertatih-tatih menuju mobil dengan anak laki-kali itu menggenggam erat tangannya. Untunglah tangisnya sudah berhenti. Anak itu pasti akan punya banyak trauma yang tidak bisa dikendalikannya suatu hari kelak. Pikiran itu membuat Sasha galau. Pintu mobil dibuka, dan mereka berdua kaget dengan seo

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD