23

1330 Words

Galih memarkirkan mobil milik mertuanya di halaman rumah yang selang setengah jam lalu ditinggalkannya bersama sang istri. Mereka kembali pulang setelah bidan memeriksa keadaan Wening. Wening memang sudah mengalami tanda-tanda akan melahirkan namun sampai saat ini belum juga ada pembukaan pada jalan lahir, sehingga bidan menganjurkan untuk pulang lebih dahulu dan tetap memantau melalui pesan singkat. Wening dan Galih pun menyetujui karena mereka tidak ingin lama-lama di puskesmas, juga Wening merasa lebih nyaman dan bebas jika menunggu di rumah. "Tiduran dulu, tak ambilin sarapan ya?" Wening menggeleng kepala menolak tawaran Galih, "Aku bisa sendiri Mas, lagian sambil jalan-jalan. Kata Bu bidan kudu banyak gerak kan." Jawab Wening lalu berjalan ke dapur. Bu Nani yang baru selesai masak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD