Mereka terbuai sampai suara bisikan Jonathan terdengar. "Hey setan, keluar kau dari sana! Mau bikin malu, hah?" Philips melepaskan lumatannya, mereka kembali canggung. "Maaf," Setelah mengatakan itu, Philips keluar dari bilik dan berlari ke arah Jonathan dan menarik tanga pria itu. Di antara dinding Philips dan Jonathan mengintip. Mata Jonathan membulat kembali saat melihat gadis yang dia sukai masuk kembali ke toilet. Philips yang melihat reaksi Jonathan pun sekarang tahu, jika pria ini agak meleset karena seorang wanita kecil. "Jadi, dia yang akan jadi sekretaris kamu?" Dia menjawab tegas. "Tepatnya Sekretaris pribadi! Aku akan buat dia tinggal bersamaku," Rasanya lidah Philips akan keluar dan matanya akan lepas saat mendengar perkataan Jonathan. Pria itu bukanlah tipe manusia se

