Hati yang terluka takkan pernah ada obatnya. Maka jangan pernah lukai hati seseorang. * * * KENYATAAN YANG SESUNGGUHNYA Diva membantu Ratih yang sedang membuat kue sore itu. Syifa sedang berada di ruang tengah dan menghafalkan Al-Qur'an bersama Daniel. Keberadaan Gunawan tak diketahui, karena pria itu akhir-akhir ini sering keluar rumah tanpa memberi tahu siapapun. "Aku mau ke penjara Bu..., mau nengokin Kak Salwa," ujar Diva, dingin. Prakkk!!! Ratih pun tiba-tiba menjatuhkan sendok yang sedang dipakai mengaduk adonan kue. Ia menatap Diva yang ternyata juga sedang menatapnya. "Ibu kenapa? Kok kelihatannya kaget setelah aku menyebut nama Kak Salwa?," tanya Diva, pura-pura bodoh. Ratih gelagapan. "Nggak kok..., Ibu nggak apa-apa. Ibu cuma kaget karena kamu tiba-tiba ingin menj

