BAGIAN 18

1037 Words

Mata adalah jendela hati. Jika hatimu baik, maka matamu juga akan menunjukkan kebaikan. Jika hatimu buruk, maka matamu takkan mampu menutupinya. * * *   KERAGUAN   Sarah mendekat pada Kiana yang sedang membantu Risya untuk mempersiapkan acara malam Lailatul Qadar. Sebuah sentuhan di pundaknya membuat Kiana menoleh ke arah Sarah. "Ukhti, ada waktu sebentar? Saya mau bicara," tanya Sarah. "Tentu Ukhti, mari kita keluar," ajak Kiana. Mereka berdua keluar dari dalam masjid menuju beranda. Sarah terlihat gugup, Kiana menyadari itu dan segera meraih dan menggenggam kedua tangan Sarah dengan lembut. "Ada apa Ukhti Sarah? Kenapa Ukhti gelisah seperti ini?," tanya Kiana. Sarah menatap mata Kiana lekat-lekat. "Ukhti, saya dengar Akh Salman melamar Ukhti beberapa hari yang lalu. Apakah itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD