Bab 197

4979 Words

"Jaga bicaramu, Kallandra!" Biantara melangkah mendekat, berdiri tegap di depan bangsal putranya. "Papa melakukan itu untuk menyelamatkan nyawamu! Lihat dirimu sekarang! Kamu nyaris tewas kehilangan banyak darah cuma karena menuruti kemauan dangkal perempuan itu!" "Bohong!" balas Kallandra dengan nada tinggi. Jarinya menunjuk ke arah Respati dengan tangannya yang berdarah. "Ini semua gara-gara anak kesayangan Papa itu! Papa cuma dengar dongeng sampah dari Ares! Aira nggak pernah menuntut apa-apa dari saya! Aira nggak pernah minta Saya hapus tato itu!" Ruangan tersebut seketika hening. Biantara melirik Respati sejenak, lalu kembali menatap Kallandra. "Maksudmu?" Kallandra menarik napasnya yang sesak, mencoba menahan rasa nyeri di dadanya. "Semalam itu cuma salah paham! Aira nggak pernah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD