45

1141 Words

"Mas Roni, ia telah lebih dulu memprovokasiku, ia memancing kemarahan dengan kata k********r dan membuatku sakit hati, aku tidak bermaksud ...." Ia tiba tiba keluar lagid Ari rumahnya dan merangsek mobil kami. "Diamlah Dana!" Mas Roni berusaha menepisnya agar kami segera pergi "Jangan pergi dulu, Mas," pekiknya. "Menjauh karena aku harus segera ke rumah sakit." "Jangan munafik Mas, kau bersikap lembut di ranjang tapi begitu kasar ketika di depan istrimu," pekiknya yang membuat perhatian warga kembali dialihkan. Demi mendengar kata-katanya, Mas Roni menjadi sangat murka. Plak! Mas Roni keluar dari mobil menampar wanita itu dengan sangat keras hingga tubuhnya berputar dan tersungkur di tanah. Wanita itu menjerit antara tidak terima dan malu dipukuli di depan warga. "Astagfirullah, Ma

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD