41

1197 Words

Seminggu berlalu dan Mas Roni selalu menghubungiku namun tidak kurespon sama sekali. Audrey masih bersamaku dan terus membujuk agar aku tidak berpisah dengan ayahnya. Hingga saat ini aku masih bimbang menimbang. Ingin rasanya kupertahankan rumah tangga tapi aku juga terlanjur gundah. Andai pun tetap akan bertahan rasa tidak nyaman dan curiga selalu membayangi, seolah-olah rasa tidak aman itu menghantui dan membuatku ketakutan sepanjang waktu. aku khawatir Mas Roni akan mengulanginya lagi untuk kedua kalinya. Tok ... Tok Sebuah ketukan di pintu membuyarkan lamunanku. Aku segera bangkit untuk membukakan pintu. "Mungkin petugas kebersihan yang datang membereskan kamar atau pelayan yang mengantarkan sarapan," batinku. Ketika membuka pintu ternyata Mas Roni berdiri di sana membawakan se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD