Penjelasan

1853 Words

"Kamu temannya Alya?" Deni terkejut melihat siapa yang bertamu kerumah. Namun sekilas ia langsung ingat kalau lelaki itu adalah orang spesial dihati Alya. "Maaf, jika saya mendadak bertamu seperti ini. Jika saya minta izin dulu kepada Alya, pasti gadis itu tidak akan mengizinkan ku kesini." Ya, Gara. Disaat Alya bekerja, lelaki itu malah datang ke rumah nya. Penasaran, ya Gara penasaran sekali sampai dirinya memutuskan untuk kesini. Dengan tekad yang sudah ia kumpulkan dan pikirkan matang-matang, dengan segala resiko yang nanti ia akan hadapi bahkan jika Deni nanti mengusirnya, ia siap. Yang penting dirinya tahu sesuatu tentang Alya. Dengan tatapan yang hanya Deni ketahui sendiri, lelaki paruh baya itu akhirnya mempersilahkan duduk. Ibu Alya tersenyum hangat melihat Gara--teman Alya dis

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD