Naomi memandang sarapan di atas meja dengan malas. "Oke, kamu kerja hari ini, dan Mas Nanda pulang. Trus, kamu nanti pulang dari kerja, capek, sendirian lagi di sini. Masih mau begitu?" Naomi menghela napas panjang, mengambil gelas berisi s**u, dan meneguknya hingga habis. Dia juga menghabiskan dua potong roti dilapisi butter, juga satu telur rebus. Nanda tersenyum melihat wajah kusut Naomi yang bimbang nan lapar. "Aku ikut Mas Nanda saja," ujar Naomi akhirnya. Nanda tersenyum lega. "Mas tunggu kamu siap-siap. Masalah kerjaan, biar Mas bilang ke Om Poer." *** "Mas. Bapak dan ibu itu biasanya di kantor lo jam segini. Aku segan kalo ada Riko dan Kak Nat di rumah," sungut Naomi saat mereka berdua berada di dalam kereta yang berlari menuju stasiun Serpong. Kepala Naomi bersender manja d

