Saat mencapai gedung sekolah, Fahri langsung naik ke lantai dua. Melewati kegaduhan siswa-siswi di lorong, Fahri segera menuju ke kelas 12 IPS 6. Kabar kaca pecah tadi membuat Fahri benar-benar khawatir tentang keselamatan anak didiknya. Saat di belokan, tubuh Fahri bertabrakan dengan seseorang. Dia pikir itu siswa tapi dia salah. Itu pak Deno, satpam sekaligus penjaga sekolah ini. “Maaf Pak, nggak sengaja. Lagi buru-buru,” ucap Fahri langsung meminta maaf. “Iya Pak nggak apa-apa. Saya juga tadi jalan nggak lihat-lihat karena buru-buru. Saya lagi cari Pak Faisal,” jawab Pak Deno. “Oh,” kata Fahri. “Oh iya. Sudah telepon rumah sakit jiwa Pak?” “Iya ini tadi saya sudah coba telepon Pak Kepala Desa sama TKSK setempat tapi nggak ada yang angkat. Mungkin lagi sibuk. Makanya saya bingung da

