Semua yang Albi inginkan hanyalah tentang bagaimana dirinya mendapat nilai tertinggi ketika ujian. Semua alur yang sudah dibuatnya sejak kecil pun harus terpenuhi kali ini. Berkorban bukan lagi tentang waktu tapi juga usaha dan uang. Ibunya bersusah payah memasukkannya ke dalam bimbel orang-orang kaya dengan bayaran selangit (untuknya) dan tentunya paling bagus. Sehingga untuk saat ini Albi tidak akan bisa menimyia-nyiakannya lagi. Semua terlalu membingungkan, namun ini adalah keputusan yang memang dia ambil atas dasar kebutuhan untuk membawanya pada gerbang yang ingin dia masuki dan meninggalkan menara yang mengurungnya selama ini. Anggap saja begitu! Tidak ada pertemanan ataupun apa yang berhubungan dengan sosialisasi dengan orang lain. Dia sudah sangat kapok untuk mendengar kabar yang

