Tuduhan di Malam Pertama Bab 61 : Hmmm “Kena!” Vaulin menyentuh tangan kakaknya dan segera berlari masuk ke kamar. “Jahil banget sih, Dek!” Zaki menghembuskan napas kesal. Terdengar tawa puas dari arah kamar mandi. Zaki melengos lalu tersenyum atas ulah nakal istrinya itu kemudian melangkah menuju lemari untuk mencari pakaian. Mau tak mau, ia harus menunggu istrinya selesai mandi, barulah ia wudhu kembali. Beberapa saat kemudian, kedua sudah selesai melaksanakan sholat subuh berjamaah. Vaulin mengulurkan tangannya ke arah sang suami. “Semoga jadi istri sholeha, dan Bunda yang baik untuk anak-anak kita.” Zaki mengecup dahi istrinya “Amin,” jawab Vaulin tersenyum. Zaki melipat sajadahnya lalu bangkit dan membuka sarung serta baju kokonya. “Kak, laper, pesan makanan gih! Tuh

