t u j u h b e l a s

4186 Words

Selva mempercepat langkah kakinya. Menghindari terik sinar matahari yang mampu menggosongkan kulit cerahnya. Kali ini ia tak datang bersama Windy. Cewek itu sedang ada quiz dadakan, jadi Selva hanya datang sendirian ke kantin terlebih dahulu. Gadis dengan blouse berwarna pastel itu menghampiri Airin yang asyik menulis sesuatu di meja yang biasa menjadi tempat nongkrongnya.   "Jeez, panas banget!" keluh Selva sembari menyambar minuman berkarbonasi milik Airin.   "Heh, spri-it gue!" protes Airin saat Selva mulai menenggak minumannya dengan rakuuu7us. Pada akhirnya ia hanya memaklumi kebiasaan Selva ataupun Windy yang asal sambar minuman itu. karena ia sendiri juga sering melakukannya.   Airin geleng-geleng kepala. Kembali memfokuskan diri pada kertas folio bergaris berisi essay di hada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD