Happy Reading! "Huekk.. "Eva segera menjauhkan makanan yang ada di atas meja lalu menutup mulutnya. Yanti langsung mendorong makanannya kembali."Nyonya harus makan meski merasa mual." "Tidak bis--huekk."Eva segera berdiri dan menjauh dari sana. Perutnya benar-benar tidak bisa dipaksa. "Ck! Gagal lagi."gumam Yanti lalu segera membuang makanan yang ada di atas meja. Jangan sampai nanti ia ketahuan telah memasukkan obat ke dalam makanan. Eva langsung menghela napas lega begitu tiba di kamar. Rasa mualnya seketika itu juga menghilang. "Kamu nakal sekali, nak. Padahal mama hanya ingin makan."ucap Eva sembari mengusap perutnya. Eva segera mengambil ponsel untuk menghubungi om Gigah dan tidak lama, pria itu datang ke kamar. "Ada apa, sayang?"tanya Gigah yang berlari ke kamar. "Mas dari

