25

687 Words

Happy Reading! Eva masuk ke dalam mobil dengan napas lelah. Ia langsung menurunkan sandaran kursi lalu menutup mata. Maura yang melihat itu langsung saja bertanya."Apa om Gigah menyentuhmu lagi?" "Hm." "Sudah minum pil?" Eva langsung membuka mata. Hampir saja ia lupa."Kau membawanya?" Maura mengangguk lalu memberikan botol obat pada Eva. "Akhir-akhir ini kau menjadi sedikit berbeda."ucap Maura jujur. "Berbeda bagaimana?"tanya Eva setelah mengambil satu butir obat. "Kau menjadi lebih sensitif, pemarah dan juga---pokoknya berbeda dari biasanya."ucap Maura lalu menyalakan mobilnya. "Mungkin karena banyak pikiran."sahut Eva lalu memasukkan obat itu ke mulutnya, namun-- "Huekk" Maura segera menghentikan mobilnya membuat Eva segera keluar dan memuntahkan isi perutnya di pinggir ja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD