Sayang boleh, tapi jangan terlalu possessif . . . Kali ini Zara diantar sekolah oleh Gaffa, karena kemarin Gaffa sudah kekeh ingin mengantar Zara bersekolah dan menunggu Zara hingga pulang. Katanya, takut diganggu bule-bule disitu. Gaffa mengantar Zara dengan menyewa sepeda ditempat biasa. Anjas dan Farah hanya iya-iya saja saat Gaffa meminta izin untuk mengantarkan Zara ke sekolahnya. "Gaf, ini nggak papa?" Tanya Zara sembari mengayuh sepedanya. Mereka menggunakan sepeda yang bisa buat berdua. "Gue pacar lo, nggak usah begitu." "Tapi, lo kan bisa nunggu gue di rumah. Nggak perlu repot-repot." Gaffa menghela napas pelan. "Gue cuma mau mastiin, lo genit apa nggak sama bule-bule disini. Gue bakal jagain lo selama 24 jam." "Segitunya deh. Ya masa gue genit sih, ada-ada aja." Jaw

