27 SPOIL

970 Words

Embun tidak nyaman saat ini. Merasakan mobil mewah yang di tumpanginya itu. Badai. Suaminya itu menjaganya layaknya sebuah hiasan kaca yang rawan pecah. Setelah peristiwa Biadab itu tentu saja Badai memaksanya untuk sementara waktu tinggal di rumah Mama Pelangi.   Embun tidak menolak, hanya saja dia merasa iba dengan Wanda saat mengetahui suaminya meringkuk di balik jeruji penjara. Adiknya itu juga malu untuk pulang ke rumah dan lebih memilih tinggal bersama orang tua Iwan.   "Perhatikan jalanan Dai. Aku tidak mau kita di tangkap polisi karena kamu melanggar rambu-rambu."   Badai yang siang ini memakai kaos polo warna hitam, celana jins selutut dan rambut yang di kuncir itu menyeringai ke arahnya.   "Ya kan aku perhatiin istri sendiri. Kagak boleh nih?"   Ucapan Badai membuat Emb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD