"Ayo lah syafir maaf kan dia,,,,agar kami bisa tidur dg nyenyak malam ini, kau tau... beberapa hari ini kami tidak bisa tidur dia trs saja merepotkan kami, kau tau tiap menit dia serasa hancur, bahkan dia mebatalkan study nya ke jepang" jelas erik yg sedari tadi hanya geleng2 kepala melihat sahabat sekaligus saudara dion itu.
"ia syafir dia begitu hancur" tambah iyan.
"kalian jangan coba coba membela dia didepan kuu, " syafir memanyunkan bibir nya.
"kami tidak membela itu kenyataan" jawab erik dan iyan bersama sama.
dion tersenyum dan membelai pipi syafir dg lembut, "aku tau kau telah kembali sekarang".
" kata siapa aku sudah kembali"jawab syafir dg memalingkan muka nya ke riska.... dia sangat heran dg sahabat nya itu yg terus makan dg tenang padahal ada keributan di antara makanan yg dia makan.
dion menyentuh daku pujaan nya itu dan mengarahaknya untuk melihatnya "tatap mata ku dan kata kan kau takan kembali"
"aku tak kan kembali" jawab syafir, memelingkan matanya, dia selalu tidak bisa melihat mata hitam dion yg cerah itu setiap kali dia berbohong pada dirinya sendiri.
"lihat lah, kau berbohong beby, antara mulut indah mu dan hati mu tak sejalan" ada guratan senyum di wajah dion yg sangat tau kalu syafir telah kembali.
"haaaa...dia sudah kembali sejak lama, hanya saja dia menentang nya, " tiba2 riska bersuara, " memangnya hanya kalian saja yg tidak bisa tidur dg nyenyak beberapa hari ini... gara2 kekacauan mereka berdua, aku pun juga tidak bisa tidur.... apa kalian tau itu"
syafir sangat kesal dg sahabatnya ini yg tanpa sadar memberi angin segar di hati dion.
"hemm... lebih baik kalian baikan agar tak ada hati yg terluka, tidak baik juga lagi2 kalian saling menyakiti seperti ini" tambah riska, yg sangat tau bagaimana sahabat nya itu terpuruk.
"dan juga please beri kami bertiga tidur nyenyak malam ini".
" baiklah,,," jawab syafir dg singkat,
sebenarnya syafir juga sangat bahagia melihat dion sekarang, beberapa hari lalu dia sangat murung memikir kan dion, akan meninggalnya ke jepang melanjutkan study nya disana. dia sangat takut ldr itu akan berakhir dg dion melupakan nya bagaimana pun dion adalah cinta monyet yg berlanjut jadi cinta pertamanya.
"tapi harus tetap ada hukuman untuk kamuu" tambah syafir dg memanyunkan bibirnya... dia terlihat sangat. mengemas kan di mata dion.
dion tersenyum melihat sikap manja syafir telah kembali, sikap ini lah yg selalu dia rindukan.
"katakan apa hukuman ku" jawab dion dg manatap lekat2 syafir, jarak wajahnya hanya tinggal beberapa inci dr wajah syafir.
"kita semua makan makanan jepang ya,,, " jawab syafir dg mata berbinar.
itu benar2 hukuman yg sangat mengerikan untuk dion. dia sayangat tidak suka dg makanan jepang yg dalam benak nya seperti makanan mentah itu."apa bisa ganti hukuman,,, beby"jawab dion mengiba.
"tidak,,,,, " jawab syafir dgn tegas, " lagian kau juga aneh tidak suka masakan jepang tp kau nekat mau kesana" ada kata kata ejekan dr kalimat nya itu.
"ahh apa boleh buat mama selalu saja merengek agar aku kesana untuk membantunya" jawab dion. "baiklah masuklah sekarang belajarlah dg baik. riska tolong jaga dia sebentar nanti aq tunggu di depan kelas kalian. dion pun berdiri dr duduk nya dan ngecup pipi kekasih nya itu ada perasaan bahagia... yg masuk di hatinyahatinya.
" hemmemm, kau juga jangan begitu lagi" jawab syafir.. .
dion pun beranjak dari tempatnya dg perasaan bahagia.
"kelihatanya kita nanti akan makan dan tidur dg tenang ya yan,, "kata erik dg girang.
" apaan tiap hari pun kalian makan dan tidur dg sangat tenang" timpal dion..
syafir menatap tiga orang sahabat itu dg senyuman termanis nya..
"ayo kita kekelas" ajak riska yg tidak kalah senang nya melihat sahabat nya kembali ceria.