BAB 44 - mengurai benang kusut

2072 Words

“Bagaimana kondisi Ibu saya, Dok?” tanya Bram cemas saat Dokter Irvan keluar dari ruang tindakan setelah menangani Sasikirana yang pingsan. Clarinta dan Nabilla saat itu juga tampak menemani Bram dengan ekspresi wajahnya yang cemas. “Ibumu saat ini kondisinya sudah baik, Bram,” sahut Dokter Irvan, “tapi ingat ini serangan jantungnya yang kedua! Kamu harus lebih waspada, usahakan agar Ibumu tidak setress atau berfikir yang berat-berat dan juga jangan mudah lelah, karena hal ini bisa memicu kerja jantungnya!” Bram hanya mengangguk, mendengarkan penjelasan Dokter Irvan—dokter yang menangani Sasikirana selama ini. “Untuk sementara Bu Bachtiar opname dulu di rumah sakit, 3 sampai 5 hari, karena kami harus memonitor kondisi jantung dan juga kondisi gula darah beliau.” “Baik, Dok! Kami akan l

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD