BAB 36 - kesenjangan di antara kita

2701 Words

Bram masih menemani Clarinta saat itu di ruang tindakan. Laki-laki itu mulai terbiasa membaca gestur tubuh sang istri yang kesal padanya. "Apa kamu tadi melihatku di restaurant Puri Asri?" Perempuan itu hanya terdiam dan tidak menggubris pertanyaannya. Bram sedih karena diabaikan oleh pujaan hatinya.   "Aku lagi nggak mau ngebahasnya," sahut Clarinta dingin sambil mengalihkan tatapannya ke jendela yang terbuka. Tampak sebagian tirai yang menutupnya bergerak-gerak tertiup angin. "Aku ingin sendirian. Aku lelah, aku ingin tidur!" lanjutnya lagi, tepat pada saat itu pintu kamar terbuka, dua orang perawat memasuki kamar dan menghampiri mereka dengan sebuah brankar kosong. "Maaf, Bu Clarinta. Kami akan memindahkan Ibu ke kamar. Mari!" Clarinta mengangguk dan perlahan-lahan bangun dibantu oleh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD