Komplek mewah yang terletak di pinggiran kota itu terlihat sangat sepi. Rumah-rumah mewah yang berdiri dengan megah dan indah, tampak seperti tidak berpenghuni. Jalan-jalan yang lebar dan rapi, terlihat kosong tanpa ada aktivitas. Hanya suara angin yang berhembus dan daun-daun yang bergoyang, menghantui kesunyian komplek ini. Pintu-pintu rumah yang terlihat kokoh dan elegan, tampak seperti tidak pernah dibuka. Jendela-jendela yang besar dan mewah, terlihat seperti mata-mata yang kosong. Kanaya menepikan mobilnya tepat di sebelah mobil Reins terparkir. Reins yang belum mengetahui siapa pemilik mobil berwarna pink itu melongo sembari planga-plongo menatap mobil dengan kaca film yang sangat gelap itu. Kanaya turun dari mobil lalu menyapa Reins "Reins, apa yang kau lakukan di sini?" tan

