Hariz : Dara, do you want go out and grab something to eat? Dara menatap handphonenya dengan perasaan gamang. Ia bingung antara harus mengiyakan ajakan Hariz tapi juga masih tidak percaya dengan apa yang dilihatnya saat ini. Apa lelaki itu benar-benar mengajaknya keluar? Atau mungkin Hariz salah mengirimkan pesan padanya. Tapi melihat namanya ditulis didepan kalimat, kecil kemungkinan pesan itu merupakan pesan salah sambung. Hariz : I see u from here. Muka kamu kelihatan bingung sekali. Kening Dara berkerut bingung. Ia memandang ke segala penjuru arah, mencari dimana lelaki itu berada sekarang. Mata Dara membulat ketika melihat Hariz sedang berdiri di parkiran, tepat disebelah mobil yang Dara yakini adalah mobil lelaki itu. Mobil itu berbeda dengan mobil yang sering Dara lihat

