"Ehemmmz..." tiba-tiba Ila lalu menyisipkan satu jemari tangan yaitu bagian telunjuknya di sela-sela antara bibirnya dan juga bibir Samudra dan akhirnya lelaki itu pun terpaksa mengecup jemari itu tanpa ia inginkan. "Sabar ya mas? tunggu ya? nggak lama lagi kok, setengah bulan lagi deh, ok...?" ucap Ila yang lalu beranjak dari tempatnya dan akan menuju ke kamar mandi dan Samudra saat itu hanya bisa menatap punggung calon istrinya itu yang masuk ke dalam kamar mandi begitu saja. "Akhirnya terlepas juga dari Mas Samudra, jantungku rasanya seperti mau loncat. Aduh aku sesak sekali..." ucap Ila ketika ia sudah berada di dalam kamar mandi tersebut. Lalu menyandarkan punggungnya tepat ke daun pintu yang baru ia tutup saat itu. "Aaaakkkhh! astaga!" teriak Ila tiba-tiba yang seketika itu pula m

