Sesampainya di rumah, Tara langsung masuk kamar, ia meninggalkan Gio yang masih bingung dengan sikapnya tadi. "Tuh anak kenapa ya?" tanyanya bingung. Ia melihat bungkusan makanan yang tadi di beli masih tergeletak di atas meja. "Dasar bocah, bukannya makan dulu, malah langsung masuk ke kamar, kalau sakit gimana, gue juga yang repot" kesalnya. Gio mengambil piring, lalu membawa bungkusan makanan tersebut menuju kamar Tara. Tok... tok... "Tar, buka pintunya" teriak Gio dari luar. Tak ada jawaban dari Tara. Ia membuka knop pintu, tak terkunci, kemudian ia masuk "Tar, lo dimana?" panggilnya saat berada di dalam kamar Tara. Gio menyalakan lampu yang belum Tara nyalakan, di edarkannya pandangannya ke seluruh kamar, ia melihat Tara duduk di sela - sela meja dan tempat tidur dengan posisi m

