Tara masih berada di kamarnya, biasa jam segini ia sudah menyiapkan sarapan. Gery yang sudah berada di meja makan heran melihat tak ada satu pun makanan yang tersaji. "Terus sarapan apa ini? Tumben deh Tara belum bikin sarapan" gumamnya. "Apa gue liat ke kamarnya aja kali ya" timpalnya lagi sembari berjalan menuju ke kamar Tara. "Tar, lo di dalem? Gue masuk ya" seru Gery dari luar. Bersamaan dengan itu Gio keluar dari kamarnya dan melihat Gery yang masuk ke kamar Tara. "Tara. lo kenapa?" tanya Gery yang melihat Tara sedang berbaring mengenakan selimut. "Izinin gue ya, pusing, ga enak badan gue, sama tanyain gue boleh ikut pengambilan nilai susulan ga." pinta Tara. "Udah jam segini lagi, nanti gue bilangi ke abang kalau lo sakit, biar di beliin makan. Gue berangkat ya, lo ga papa gue ti

