BAB 14 OCPD

1147 Words

BAB 14 OCPD“Kai, tugasku sudah selesai. Izinkan aku pulang ke rumah ayahku!” Raut wajah Aruni tampak serius. Kaisar sempat berhenti mengunyah dan menatap kedua netra sang istri beberapa saat. Namun, dia kembali menikmati makanan tanpa memberikan tanggapan. Tidak ada lagi obrolan hingga piringnya kosong. Kemudian, lelaki berkaos hitam itu mengelap mulutnya dengan tisu dan meneguk air putih dengan santai. Ini seperti sebuah ujian kesabaran. Aruni sungguh merasa sebal dibuatnya. Berkali-kali mendengkus dan membuang pandangan karena sudah cukup lama menunggu. Akan tetapi, dia mulai memahami bahwa sepertinya si Manusia Es Balok itu memang lebih irit bicara ketika sedang makan. “Yakin sudah selesai?” tanya Kaisar usai meletakkan gelas minumnya. “Yakinlah! Cuci piring itu ‘kan tugas kamu.” Ar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD