BAB 19 JEMBATAN CINTAKaisar terus mengayuh sepeda dengan cepat. Demi mengetahui permintaan yang akan diajukan Aruni pada Aruna, dia harus menang. Kali ini jiwa kompetisinya sedang bergelora sehingga merasa tertantang untuk balapan. Setelah merasa posisinya cukup aman, lelaki bertopi putih itu berhenti. Dia menengok ke belakang dan menunggu beberapa saat. Kaisar mulai penasaran karena belum melihat tanda-tanda kedatangan istrinya. Dia pun memutuskan kembali ke pantai, khawatir telah terjadi sesuatu seperti tadi pagi. Dari kejauhan, Kaisar terus memperhatikan Aruni sedang berjalan-jalan sambil berteriak seperti sedang mencari seseorang. Padahal, seharusnya di sekitar sini hanya ada mereka berdua dan warga sekitar yang menjaga warung. Saat dia semakin mendekat, baru terdengar suara gadis it

