BAB 30 SEBENARNYA

1375 Words

BAB 30 SEBENARNYA“Runi, kamu kenapa?” Aruna terus mengetuk-ngetuk pintu kamar mandi. Dia semakin khawatir karena sang adik tidak segera memberikan jawaban. Tak lama kemudian. Aruni keluar sambil menggigil. Berusaha menghalau dingin yang menusuk kulit. Wajahnya yang masih pucat tampak basah sehabis dibasuh air wudu. “Tadi ada kecoa di dalam, aku kaget dan hampir kepeleset,” jawabnya dengan gemetaran. Terpaksa berbohong. Sebenarnya, dia sangat terkejut ketika melihat ada noda seperti bercak darah. Rasa nyeri di bagian organ vital juga masih terasa terutama saat buang air kecil. Aruni tidak menyangka bila usai melakukan hubungan suami istri yang pertama kali, akan ada efek yang menyakitkan seperti ini. Untung saja, dia berjalan sambil memegangi tiang infus sehingga tidak kelihatan aneh sep

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD