BAB 54 SIDANGSerangkaian proses yang ada di semester delapan ini sudah hampir selesai. Aruni justru semakin gugup karena besok adalah hari pelaksanaan sidang skripsi. Berulang-ulang dia membaca isi dari tugas akhir yang telah berhasil disusunnya. Tidak lupa juga mempelajari materi-materi pendukung yang sudah dirangkum. Kaisar yang sengaja pulang lebih awal dari kantor diam-diam terus memperhatikan tingkah laku istrinya. Dia melihat ada tiga gelas kotor berisi ampas kopi di sekitar tumpukan berkas, remahan makanan ringan yang berserakan, dan juga ikatan rambut yang dibiarkan berantakan. Tanpa bertanya pun, dia sudah bisa menebak kalau Aruni sedang mengalami stres. “Runi, kamu gak ngebakar kertas di sekitar rumah, ‘kan?” tanyanya sambil mengitari teras samping. “Enggak, kok! Memangnya kam

