BAB 83

1211 Words

Devan menunjuk Reza dan Rain dengan jari telunjuknya sambil menghela napas berat. "Kurang asem tuh makhluk Kutub Utara, kita mah pusing nyariin dia, eh dia berdua lagi enak-enakan ngebucin." Kebetulan sekali, saat Devan menatap ke arahnya, mereka berdua sedang tertawa, entah menertawakan apa. "Tuh orang bener-bener, ya! Kalau ada kita kelihatannya canggung, nah giliran lagi berdua serasa bener-bener dunia ini milik mereka berdua," ucapnya lagi sambil mendekat. Syifa hanya mengikuti, dia tidak paham dengan dumelan Devan. Jadi mengekor saja seperti itik mengikuti induknya. "Eh, Manusia Kutub Utara, lu berdua bener-bener ...." Belum sempat Devan mengeluarkan kultum-kultumnya, Reza langsung bangun lalu menutup mulut anak itu dengan telapak tangannya. Ia paksa Devan untuk duduk. Saat telapa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD