35. Maukah Kau Temani Aku?

1383 Words

Henry berusaha mempercepat laju mobilnya untuk mengejar mobil kerajaan yang berada cukup jauh di depannya. Namun, mobil di depannya melaju dengan kencang sehingga Henry tidak berhasil mengejarnya. Henry mencurigai satu nama tapi dia tidak mau berspekulasi, Henry hanya bisa tersenyum membayangkan kalau orang yang dimaksudnya itu yang menguntitnya. Henry melihat mobil di depannya sudah memasuki gerbang istana terlebih dahulu, sedangkan Henry masih berada jauh di belakang. *** Sampai di gerbang kerajaan, Henry membuka jendela mobilnya dan bertanya pada penjaga gerbang kerajaan. “Selamat siang, Pangeran Henry!” sapa penjaga gerbang. “Siang Ben!” jawab Henry sambil membaca nama d**a si penjaga. “Ada yang bisa saya bantu, Pangeran?” Ben merasa heran karena biasanya semua mobil kerajaan hany

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD