New Story

1202 Words

Matahari tenggelam di ujung lautan itu. Warnanya yang membawa kesan dalam perlahan memudar seiring waktu. Dibelakangnya perlahan terdengar samar-samar suara musik. Kakinya yang telanjang meremas pasir putih, terkadang terkena hempasan ombak kecil yang menggelitik jari-jarinya. Seseorang datang memeluk Lylo dari belakang, mengecup lehernya lembut untuk mendapatkan perhatiannya. “Memikirkan malam pertama kita?” goda Lion santai. Lylo hendak meninju perutnya, namun dapat dihindari dengan baik oleh Lion. “Bahkan matahari jauh lebih indah daripada wajahmu,” sinis Lylo telak. Matanya yang tengah asik memperhatikan sunset tiba-tiba dihalangi oleh tubuh Lion yang kokoh, merentangkan tangannya sambil tersenyum lebar. Hembusan angin menggoyangkan rambut Lion yang sedikit panjang. Kemeja putih y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD